Hidayatullah Sumbar Gelar Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi di Mentawai

    Hidayatullah Sumbar Gelar Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi di Mentawai
    Hidayatullah Sumbar Gelar Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi di Mentawai

    Mentawai — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sumatera Barat menggelar kegiatan Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Hidayatullah Mandiri dan Berpengaruh di Pondok Pesantren Hidayatullah Kepulauan Mentawai, Selasa (27/1/2026).

    Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP), DPW Hidayatullah Sumatera Barat, serta Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah se-Sumatera Barat. Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar organisasi dalam memperkuat soliditas struktur dan menyatukan langkah dakwah di wilayah.

    Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Ustadz Dr. Nanang Noerpatria, turut hadir dan memberikan pengarahan secara daring melalui Zoom Meeting. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penguatan jati diri organisasi sebagai fondasi utama dalam proses transformasi menuju Hidayatullah yang mandiri dan berpengaruh.

    Ketua DPW Hidayatullah Sumatera Barat, Ustadz Nurdin Ismail, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan kontribusi organisasi, khususnya pada tiga bidang pokok, yaitu dakwah, pendidikan, dan sosial.

    Menurutnya, Rakerwil menjadi momentum strategis untuk menyusun program-program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah pelosok. “Kami berharap Hidayatullah di Sumatera Barat semakin hadir sebagai solusi bagi umat melalui program-program yang terukur dan berkelanjutan, ” ujarnya.

    Ia menambahkan, penguatan kualitas dakwah dan pendidikan menjadi fokus utama ke depan, sebagai ikhtiar meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam. Selain itu, DPW Hidayatullah Sumatera Barat juga menargetkan peningkatan kontribusi sosial pada sektor kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, guna memperkuat kemandirian lembaga.

    Dalam rangka memperluas dampak dakwah dan sosial, Ustadz Nurdin Ismail juga menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat lainnya, agar Hidayatullah semakin berpengaruh dan dirasakan manfaatnya oleh umat.

    Di sisi internal, ia menegaskan perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial, sebagai kunci penguatan kinerja organisasi. “Dengan SDM yang berkualitas, insyaAllah Hidayatullah di Sumatera Barat akan semakin mandiri dan berpengaruh, ” tutupnya.

    Selama kegiatan berlangsung, suasana terjaga kondusif, khidmat, dan semarak. Para peserta mengikuti rangkaian agenda dengan penuh antusias sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat peran Hidayatullah di Sumatera Barat.(**)

    mentawai sumatera barat
    Linda Sari

    Linda Sari

    Artikel Sebelumnya

    Dinsos Agam Rujuk Penyandang Tunanetra ke...

    Artikel Berikutnya

    Anggota DPRD Agam ke Kemnaker RI Tekankan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Bidkeu Polda Sumbar Evaluasi IKPA dan Tukin 2025 untuk Perkuat Akuntabilitas Anggaran
    Biddokkes Polda Sumbar Buka Layanan Pengobatan Gratis bagi Korban Banjir di Padang
    Syafril, SE Dt Rajo Api:  Pokir yang Sudah Masuk APBD Tidak Dikerjakan Sebuah Kezaliman
    Tony Rosyid: Mau Mengganti Oligarki atau Melenyapkan Oligarki?
    Gagal Kabur ke Bengkulu, Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Lintas Provinsi di Pesisir Selatan

    Ikuti Kami