Padang, Sinyalgonews.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat mengumumkan bahwa jalur Lembah Anai, yang merupakan akses vital penghubung antara Padang dan Bukittinggi, kini dibuka selama 24 jam untuk jenis kendaraan tertentu. Keputusan ini disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol HM Reza Chaerul Akbar Sidiq, di Padang pada Selasa (31/3/2926).
Menurut Kombes Pol HM Reza Chaerul Akbar Sidiq, pembukaan jalur Lembah Anai selama 24 jam ini secara spesifik berlaku bagi kendaraan roda dua, roda empat, dan truk yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia menegaskan bahwa kendaraan yang tidak termasuk dalam kategori tersebut, terutama kendaraan roda enam atau lebih yang hendak menuju Bukittinggi dari arah Padang, akan dialihkan melalui jalur Sitinjau Lauik, Padang.
“Lembah Anai hanya dibolehkan bagi kendaraan roda dua, empat dan truk BBM. Kendaraan roda enam atau lebih dilarang, ” tegas Kombes Pol HM Reza Chaerul Akbar Sidiq. Untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan ini, personel lalu lintas dari Kepolisian Resor (Polres) dan Polresta akan ditempatkan di sepanjang jalur tersebut untuk melakukan pengawasan intensif. “Jika ada kendaraan roda enam atau lebih yang hendak melalui jalur akan dicegat dan diminta putar arah, bagi pengendara yang tetap bandel menerobos akan kami tilang, ” tambahnya.
Reza menjelaskan bahwa keputusan untuk membuka kembali jalur Lembah Anai ini diambil setelah berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Sebelumnya, jalur lintas Sumatera ini sempat ditutup bagi kendaraan umum setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB karena pengerjaan perbaikan jalan yang rusak berat akibat bencana masih berlangsung. Selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, jalur ini sempat dibuka untuk kelancaran pemudik, bahkan sempat diberlakukan sistem satu jalur (one way).
Rencana awal penutupan kembali jalur Lembah Anai seperti semula pasca-arus balik Lebaran, yakni mulai 1 April dari pukul 08.00-17.00 WIB, tidak jadi berlaku seiring dengan dikeluarkannya kebijakan terbaru ini. Meskipun jalur telah dibuka, Reza tetap mengimbau seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintas. “Meskipun jalur telah dibuka kami tetap mengimbau pengendara untuk berhati-hati, sebab proyek pengerjaan jalan masih tetap berlangsung di lokasi, ” katanya.
Operasional di jalur Lembah Anai ke depannya akan bersifat situasional. Jika sewaktu-waktu instansi terkait menilai perlunya dilakukan penutupan kembali, informasi tersebut akan segera dikomunikasikan kepada publik.
(Berry)

Dina Syafitri