PADANG - Menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada periode arus mudik Lebaran, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, melakukan inspeksi mendalam ke Pos Pengamanan (PAM) Lebaran yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Bungus, Kota Padang, Selasa (17/3). Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan kesiapan optimal para petugas dan kualitas pelayanan di lapangan, menghadapi lonjakan pemudik yang diprediksi akan menggunakan moda transportasi laut.
Dalam kunjungannya, Teguh Afrianto secara langsung mengamati dinamika aktivitas di Pelabuhan Bungus. Ia memantau pergerakan penumpang, kendaraan, hingga arus pengangkutan barang yang menunjukkan tren peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Pelabuhan Bungus memiliki peranan krusial sebagai gerbang utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan laut dari dan menuju Sumatera Barat.
Tak hanya pemantauan, Teguh juga berdialog langsung dengan para petugas yang bertugas di Pos PAM. Diskusi ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai kesiapan personel serta efektivitas koordinasi antarinstansi yang telah terjalin, demi menjaga keamanan dan kelancaran setiap aktivitas di area pelabuhan selama puncak arus mudik.
“Kehadiran Jasa Raharja di Pos Pengamanan ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap sinergi lintas instansi demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat saat arus mudik Lebaran, ” ujar Teguh Afrianto.
Ia menambahkan, “Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan publik dapat bekerja dengan performa maksimal. Melalui kolaborasi yang solid antara kepolisian, otoritas pelabuhan, dan instansi terkait lainnya, kami optimis arus mudik akan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.”
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki mandat dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna angkutan umum dan pengguna jalan, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kelancaran penyelenggaraan arus mudik Lebaran.
Pos Pengamanan yang didirikan di berbagai titik strategis, termasuk di Pelabuhan Bungus, dinilai sangat penting untuk memantau situasi secara real-time dan memberikan respons cepat apabila terjadi situasi darurat yang memerlukan penanganan segera di lapangan.
“Dengan adanya Pos PAM, komunikasi antarpetugas menjadi lebih efisien, sehingga penanganan berbagai dinamika di lapangan dapat dilakukan secara sigap dan terintegrasi, ” jelas Teguh.
Dalam kesempatan tersebut, Teguh Afrianto turut menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat yang berencana melakukan perjalanan melalui jalur laut. Ia menekankan pentingnya aspek keselamatan di setiap tahapan perjalanan, seraya mengingatkan penumpang untuk senantiasa mengikuti arahan petugas, memastikan kelengkapan dokumen perjalanan, serta menjaga barang bawaan dengan baik.
“Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap perjalanan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi setiap aturan yang berlaku demi kelancaran perjalanan kita semua, ” tuturnya.
Melalui serangkaian kegiatan pemantauan dan koordinasi ini, Jasa Raharja berharap seluruh rangkaian kegiatan mudik Lebaran, khususnya yang memanfaatkan jalur laut di wilayah Sumatera Barat, dapat berjalan lancar dan aman, sehingga seluruh masyarakat dapat tiba di kampung halaman dengan selamat.

Updates.