Padang, Sumbar – LKAAM Sumatera Barat dan MUI Sumatera Barat memberikan apresiasi kepada Polda Sumatera Barat atas keberhasilan mengungkap peredaran narkoba skala besar di wilayah Sumatera Barat sepanjang 2026.
Apresiasi itu disampaikan dalam konferensi pers bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Mapolda Sumbar, Rabu (8/4/2026), menyusul pengungkapan ratusan kilogram narkotika yang dinilai berhasil menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Perwakilan LKAAM Sumbar, Azhar Nuri Dt Rajo Nan Putiah, menyebut keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam melindungi masa depan generasi Minangkabau dari bahaya narkotika.
“Kami sangat mengapresiasi Polda Sumbar. Ini bukti nyata keseriusan aparat dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba, ” ujarnya.
Menurut LKAAM, besarnya jumlah barang bukti yang disita menunjukkan bahwa Sumatera Barat kini menjadi salah satu target peredaran narkotika, sehingga pengawasan terhadap generasi muda harus diperkuat.
LKAAM juga mendorong peran aktif niniak mamak di setiap nagari dalam mengawasi anak kemenakan, serta berencana menjadikan pemberantasan penyakit masyarakat sebagai program prioritas organisasi.
Senada, MUI Sumbar menilai narkoba sebagai ancaman serius terhadap moral dan masa depan bangsa.
“Narkoba bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman yang merusak watak dan masa depan generasi, ” kata perwakilan MUI Sumbar, Nurman Agus.
MUI menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat edukasi moral serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.
Polda Sumbar berharap dukungan tokoh adat, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat upaya pemberantasan narkoba melalui pengawasan lingkungan serta pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.
(Berry)

Dina Syafitri