MENTAWAI – Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, memimpin aksi penanaman pohon di halaman Mapolres Kepulauan Mentawai pada Sabtu, 4 April 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari implementasi Culture Policing atau pemolisian yang berbasis budaya, sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara berbagai instansi di wilayah tersebut. Aksi ini dilakukan dalam rangka kunjungan kerja Wakapolda ke Kepulauan Mentawai.
Acara tersebut turut dihadiri oleh pejabat tinggi Polda Sumbar, termasuk Kabiro SDM Kombes Pol. Anissullah M. Ridha dan Dirsamapta Kombes Pol. Achmadi. Selain itu, hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, yang meliputi Bupati dan Ketua DPRD Kepulauan Mentawai, menunjukkan tingginya antusiasme dan dukungan terhadap inisiatif ini.
Dalam arahannya, Brigjen Pol. Solihin menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini memiliki makna lebih dalam dari sekadar aksi penghijauan. Ia menekankan bahwa tindakan ini merupakan simbol komitmen Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk membangun pendekatan yang humanis dan selaras dengan kearifan lokal masyarakat Mentawai. "Menanam pohon adalah simbol menanam kebaikan. Polri harus hadir sebagai pelindung yang peduli lingkungan, menyatu dengan budaya, dan dekat dengan masyarakat, " ujar beliau.
Lebih lanjut, Wakapolda Solihin menggarisbawahi bahwa pendekatan budaya merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. Hal ini juga penting untuk menghapus sekat-sekat sektoral antarinstansi, demi mendukung percepatan pembangunan di daerah. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol. Anissullah M. Ridha, menambahkan bahwa kegiatan ini juga berkontribusi pada pembentukan karakter personel Polri yang humanis dan memiliki empati tinggi. "Kepedulian terhadap lingkungan mencerminkan kematangan kepribadian anggota. Ini bagian dari pembinaan SDM agar tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, " jelasnya. Hal ini mencerminkan upaya Polri untuk tidak hanya fokus pada aspek teknis kepolisian, tetapi juga pada pengembangan aspek humaniora dan sosial anggotanya.
Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A., menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini akan semakin memperkuat komitmen sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Sinergi ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus kelestarian lingkungan di Kepulauan Mentawai. "Sinergi ini menjadi fondasi untuk Mentawai yang lebih asri dan kondusif, " tuturnya.
Selain menanam pohon, Wakapolda Brigjen Pol. Solihin juga memberikan penekanan kepada seluruh personel Polri di jajaran Polres Kepulauan Mentawai. Ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas, menjauhi narkoba, serta menghindari gaya hidup berlebihan. Penegasan ini bertujuan agar kehadiran polisi di tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama dalam membantu aktivitas sehari-hari warga.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penanaman bibit pohon produktif oleh seluruh pejabat yang hadir, dilanjutkan dengan sesi diskusi lintas instansi. Diskusi ini bertujuan untuk lebih memperkuat koordinasi dalam upaya pembangunan dan menjaga keamanan di Kepulauan Mentawai, menciptakan sinergi yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam.

Dina Syafitri