Padang – Polda Sumatera Barat menegaskan seluruh proses rekrutmen anggota Polri tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta tidak percaya pada calo maupun pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Penegasan tersebut disampaikan melalui kampanye resmi Bidang Humas Polda Sumbar sebagai bagian dari komitmen mewujudkan seleksi yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara gratis dan mengedepankan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Polda Sumbar juga mengingatkan maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan aparat atau orang dalam dengan menjanjikan kelulusan. Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat sekaligus mencederai prinsip keadilan dalam proses seleksi.

Kabid Humas Polda Sumbar Susmelawati Rosya menegaskan bahwa keberhasilan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan kualitas diri masing-masing.
“Tidak ada jalur belakang dalam rekrutmen Polri. Jika ada yang menawarkan kelulusan dengan syarat pembayaran, itu dipastikan penipuan. Kami minta masyarakat tidak mudah percaya dan segera melapor, ” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polda Sumbar membuka akses pengaduan melalui layanan Yanduan Propam Polri. Setiap laporan dipastikan akan ditindaklanjuti secara profesional dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk hanya mengakses informasi resmi melalui kanal yang dikelola Polri, termasuk situs dan media sosial terverifikasi, guna menghindari disinformasi.
Polda Sumbar berharap komitmen ini mampu menghasilkan anggota Polri yang profesional, berintegritas, serta siap mengabdi kepada masyarakat.
“Masuk Polri gratis dan ditentukan oleh kemampuan, bukan oleh uang atau koneksi, ” tegasnya.
(Berry)

Dina Syafitri