Agam, sumbar — Kepolisian Republik Indonesia terus memperkuat peran kemanusiaan dalam percepatan penanganan bencana alam di Sumatera Barat. Melalui Sidokkes Polres Agam, Polri bersama Tim Medis BKO Dokkes, RS Bhayangkara Polda Banten, dan Tim Biddokkes Polda Sumbar melaksanakan pelayanan kesehatan terpadu bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Agam, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan difokuskan di Jorong Muaro Pisang, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, wilayah yang terdampak cukup signifikan akibat bencana. Tim medis diberangkatkan sejak pagi hari dan langsung membuka layanan pemeriksaan kesehatan di posko pengungsian setibanya di lokasi.
Sebanyak 80 warga terdampak mendapatkan pemeriksaan medis menyeluruh, mencakup penanganan keluhan pascabencana, pencegahan penyakit menular, serta pemantauan kondisi kesehatan kelompok rentan. Selain layanan kesehatan, tim juga melakukan koordinasi lintas unsur guna memastikan keberlanjutan penanganan medis di masa tanggap darurat.
Kapolres Agam AKBP Muari menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan wujud nyata tanggung jawab institusi negara dalam melindungi dan melayani masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat pascabencana. Penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan humanis menjadi prioritas kami agar masyarakat dapat segera pulih dan kembali beraktivitas, ” ujar AKBP Muari.
Ia menambahkan, sinergi antara Polres Agam, Biddokkes Polda Sumbar, serta dukungan tim medis dari RS Bhayangkara Polda Banten merupakan kekuatan penting dalam mempercepat respons kemanusiaan di lapangan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polri memastikan akan terus mengawal proses penanganan bencana, termasuk aspek kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari komitmen mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak di Sumatera Barat.
(Berry)

Dina Syafitri