Polda Sumbar Dirikan 10 Posko Kemanusiaan Tanggap Darurat untuk Percepatan Penanganan Korban Banjir 

    Polda Sumbar Dirikan 10 Posko Kemanusiaan Tanggap Darurat untuk Percepatan Penanganan Korban Banjir 

    Polda Sumbar Dirikan 10 Posko Kemanusiaan Tanggap Darurat untuk Percepatan Penanganan Korban Banjir 

    Sumbar — Polda Sumatera Barat mendirikan 10 Posko Kemanusiaan Tanggap Darurat di berbagai titik yang paling terdampak. Posko-posko ini menjadi pusat pelayanan terpadu bagi warga, mulai dari evakuasi, distribusi logistik, hingga operasional dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. (28/11/2025).

    Sejak Kamis pagi, jajaran Polda Sumbar telah menyalurkan berbagai bantuan logistik ke seluruh posko. Bantuan tersebut mencakup beras, mie instan, telur, minyak goreng, kecap manis, sambal, kecap asin, gula, teh celup, serta air mineral galon. 

    Seluruh bantuan langsung didistribusikan kepada warga yang mengungsi maupun yang masih bertahan di rumah akibat akses yang terisolasi banjir.

    Untuk memastikan kebutuhan makanan warga terpenuhi, Polda Sumbar mengoperasikan dapur umum di setiap posko. Personel kepolisian, termasuk Polwan Polda Sumbar, bekerja bersama masyarakat sekitar untuk memasak makanan hangat setiap harinya.

    Makanan siap santap diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta keluarga yang tidak memiliki akses terhadap bahan makanan selama masa tanggap darurat.

    Dalam memastikan operasional posko berjalan efektif, Polda Sumbar menugaskan para Pejabat Utama sebagai koordinator di masing-masing lokasi posko. Penugasan ini bertujuan agar setiap posko dikelola secara tepat, responsif, dan sesuai kebutuhan warga di lapangan.

    Dengan pola koordinasi langsung, bantuan dapat disalurkan lebih cepat, dan setiap laporan kebutuhan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti.

    Kabid Humas Polda Sumbar menegaskan bahwa pendirian posko dan penyaluran bantuan merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan Polri dalam situasi bencana.

    “Kami memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi bencana ini. Bantuan logistik, layanan kesehatan, evakuasi, dan dapur umum akan terus berjalan selama masa tanggap darurat, ” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa seluruh personel tetap disiagakan 24 jam untuk memantau kondisi lapangan dan memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan.

    Polda Sumbar memastikan seluruh posko kemanusiaan akan beroperasi hingga kondisi benar-benar aman dan stabil.

    Dukungan lintas fungsi, mulai dari Sabhara, Brimob, Dokkes, hingga Humas, terus diperkuat untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik selama masa krisis.

    Dengan adanya 10 posko kemanusiaan ini, Polda Sumbar berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.


    (Berry)

    polda sumbar dirikan 10 posko kemanusiaan tanggap darurat untuk percepatan penanganan korban banjir  humas polda sumnar
    Dina Syafitri

    Dina Syafitri

    Artikel Sebelumnya

    Kapolda Sumbar Tinjau Lokasi Banjir di Lubuak...

    Artikel Berikutnya

    Skandal Korupsi DPRD Sumbar, 40 Anggota...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Jasa Raharja Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026

    Ikuti Kami