Sumbar – Polisi Wanita Polda Sumatera Barat terus menunjukkan kepedulian dan peran humanisnya di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumbar. Tidak hanya memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak, Polwan juga terjun langsung membantu dapur umum guna memastikan kebutuhan konsumsi para pengungsi terpenuhi. (27/11/2025)
Sejak masa tanggap darurat diberlakukan, Polwan Polda Sumbar hadir di berbagai posko pengungsian seperti Lumin Park, Gunung Nago, Koto Panjang Ikur Koto, Sungai Lareh, dan sejumlah titik terdampak lainnya. Dengan pendekatan penuh empati, para Polwan mengajak anak-anak bermain, bernyanyi, menggambar, serta melakukan aktivitas rekreatif yang membantu meredakan trauma dan kecemasan pascabencana.

Kehadiran Polwan disambut hangat para pengungsi, terutama anak-anak yang kembali tampak ceria meski berada dalam situasi darurat.
Pendampingan psikologis ini menjadi salah satu upaya penting dalam membantu pemulihan mental anak-anak yang terdampak langsung oleh bencana.
Tidak berhenti di kegiatan trauma healing, Polwan Polda Sumbar juga aktif mendukung operasional dapur umum. Mereka ikut mendirikan tenda, mempersiapkan bahan makanan, hingga memasak bersama warga dan relawan untuk menyediakan makanan hangat bagi para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu-ibu.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa keterlibatan Polwan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam pelayanan kemanusiaan di masa sulit.
“Polwan tidak hanya memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak, tetapi juga ikut membantu dapur umum untuk memastikan kebutuhan konsumsi para pengungsi terpenuhi. Ini adalah bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, ” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan terus berlangsung selama masa tanggap darurat.
“Polwan Polda Sumbar akan terus hadir di posko-posko pengungsian. Kami ingin memastikan masyarakat, terutama anak-anak, merasa aman, diperhatikan, dan didampingi, ” kata Susmelawati.
Melalui kegiatan trauma healing dan dukungan dapur umum, Polwan Polda Sumbar kembali membuktikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan sentuhan kemanusiaan dalam meringankan beban warga di tengah bencana.
(Berry)

Dina Syafitri